Memahami Carbon Intensity Indicator (CII) sangat penting dalam lanskap yang terus berubah terkait kepatuhan dengan International Maritime Organization (IMO). Artikel ini membahas kompleksitas peraturan CII serta tantangan yang dihadapi kapal dengan peringkat rendah, dan strategi yang mungkin untuk meningkatkan peringkat CII kapal.
Memahami Peraturan CII
CII adalah metrik yang mengukur efisiensi lingkungan kapal dengan mengukur emisi CO2 per unit kargo dan mil laut.
Kapal-kapal dinilai setiap tahun dengan peringkat dari A hingga E, di mana persyaratan peringkat akan semakin ketat menjelang 2030. CII berlaku untuk semua kapal di atas 5.000 GT.
CII tahunan dihitung berdasarkan data IMO DCS yang dilaporkan. Kapal yang mendapat peringkat D selama tiga tahun berturut-turut, atau peringkat E dalam satu tahun, harus mengembangkan rencana aksi untuk meningkatkan peringkat mereka sebagai bagian dari Ship Energy Efficiency Management Plan (SEEMP). Rencana aksi ini harus mencakup analisis yang menunjukkan alasan mengapa CII wajib tidak tercapai, serta rencana aksi yang diperbarui. Rencana ini harus diverifikasi sebelum Statement of Compliance (SoC) untuk kapal dapat diterbitkan.
Selain masalah SoC, pemilik kapal dengan peringkat CII buruk menghadapi tantangan lain. Perusahaan-perusahaan terkenal dengan laporan Environmental, Social and Corporate Governance (ESG) yang menonjol memperbarui kontrak mereka dengan perusahaan charter untuk hanya bermitra dengan kapal yang memiliki peringkat CII baik, memastikan stabilitas evaluasi ESG mereka. Pemilik kapal dengan peringkat CII buruk berisiko kehilangan kontrak jika peringkat CII mereka tidak membaik.
Strategi untuk Meningkatkan Peringkat CII
Berbagai langkah tersedia untuk meningkatkan skor CII kapal. Dalam artikel ini, kami akan mencantumkan beberapa yang paling umum.
Pelayaran Lambat
Mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi dapat dicapai dengan menurunkan kecepatan kapal. Metode ini membantu meningkatkan peringkat CII, tetapi juga dapat menyebabkan keterlambatan dan menimbulkan kekhawatiran tentang kesehatan mesin.
Mengadopsi Bahan Bakar Alternatif
Beralih ke bahan bakar ramah lingkungan seperti biofuel dan LNG dapat secara signifikan mengurangi emisi. Transisi ini memiliki tantangan tersendiri. Dalam blog berikutnya, kami akan membahas berbagai sumber bahan bakar alternatif serta manfaat dan tantangan yang menyertainya. Peran Xmile dalam Memenuhi Peraturan CII
Xmile dapat secara signifikan meningkatkan peringkat CII kapal. Saat Xmile ditambahkan ke bahan bakar, ia memberikan pengurangan konsumsi bahan bakar hingga 7%, yang berarti pengurangan CO2 sebesar 7%. Mengimplementasikan Xmile adalah langkah awal yang sangat baik menuju dekarbonisasi yang hemat biaya. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut di info@xmile-sea.com atau kunjungi www.xmile.com.





